Meraih Ampunan di Dalam Shalat

sujud sahwi
 Shalat merupakan ibadah yang memiliki kedudukan sangat tinggi dalam islam, shalat merupakan tiang agama, pembeda antara kekupuran dan keislaman bahkan pencegah dari perbuatan keji dan kemungkaran.
Selain itu, Shalat juga ibadah yang mendatangkan ampunan Allah Ta’ala terhadap dosa-dosa.

Rasulullah shallallahu ‘alai wasallam bersabda,
الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ، وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ كَفَّارَاتٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ مَا لَمْ تُغْشَ الْكَبَائِرُ "

“Shalat yang lima waktu, jum’at ke jum’at berikutnya penghapus dosa diantaranya selama menjauhkan dosa besar” [HR. Muslim no. 233]

Imam An-Nawawi Menjelaskan, “Selama menjauhkan dosa besar artinya; semua dosa diampuni kecuali dosa besar, maka dia tidak diampuni. Bukar artinya semua dosa dianpuni selama waktu tersebut tidak melaksanakan dosa besar.” [Tuhfatul Ahwadzi]

Bahkan perincian dari amalan yang berkaitan dengan ibadah shalatpun mendatangkan ampunan Allah Ta’ala. Berikut amalan-amalan yang berkaitan dengan ibadah shalat yang mendatangkan ampunan Allah.

Membaca doa Adzan.


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ الْمُؤَذِّنَ : أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا، وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا، غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ

“Barang siapa Mendengar adzan dan membaca; Asyhadu alla Ilaha illallah wahdahu la syarikalahu wa anna muhammadan abduhu wa rasuluhu, Rhaditu billahi robba wa bimuhammadin Rasula, wabil islami dina. Diampuni dosanya.” [HR. Muslim no. 386]

Berjalan menuju masjid untuk shalat.


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِذَا تَوَضَّأَ الرَّجُلُ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ، ثُمَّ خَرَجَ إِلَى الصَّلَاةِ - لَا يُخْرِجُهُ أَوْ قَالَ لَا يَنْهَزُهُ - إِلَّا إِيَّاهَا، لَمْ يَخْطُ خُطْوَةً إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَةً، أَوْ حَطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةً

“Jika seseorang berwudhu’ dan menyempurnakan wudhu’nya kemudian keluar menuju masjid untuk shalat tidak ada tujuan lain selain shalat tidaklah dia melangkah satu langkah melainkan dengannya Allah mengangkat derjatnya atau menghapus dosanya. ” [HR. Tirmidzi no. 603]

 Menyempurnakan Wudhu’

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
إِذَا تَوَضَّأَ الْعَبْدُ الْمُسْلِمُ - أَوِ الْمُؤْمِنُ - فَغَسَلَ وَجْهَهُ خَرَجَ مِنْ وَجْهِهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ نَظَرَ إِلَيْهَا بِعَيْنَيْهِ مَعَ الْمَاءِ - أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ -، فَإِذَا غَسَلَ يَدَيْهِ خَرَجَ مِنْ يَدَيْهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ كَانَ بَطَشَتْهَا يَدَاهُ مَعَ الْمَاءِ أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ -، فَإِذَا غَسَلَ رِجْلَيْهِ خَرَجَتْ كُلُّ خَطِيئَةٍ مَشَتْهَا رِجْلَاهُ مَعَ الْمَاءِ - أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ - حَتَّى يَخْرُجَ نَقِيًّا مِنَ الذُّنُوبِ

"Jika seorang muslim atau mukmin berwudhu' lalu ia membasuh wajahnya, maka dosa-dosa yang ada pada wajahnya karena pandangan mata akan keluar bersama air, atau bersama tetesan air yang terakhir. Jika membasuh tangan, maka dosa-dosa dari tanganya akan keluar bersama air, atau tetesan air yang terakhir. Jika membasuh kedua kaki, maka dosa-dosa dari kakinya akan keluar bersama air, atau bersama tetesan air yang terakhir. Hingga dia keluar tanpa dosa sedikitpun." [HR. Muslim no. 244]

 Mengucapkan Amin dalam shalat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِذَا أَمَّنَ الْإِمَامُ فَأَمِّنُوا ؛ فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Jika Imam mengucapkan Amin maka ucapkanlah amin, sesungguhnya siapa yang ucapan aminnya bertepatan dengan ucapan amin malaikat, akan diampuni dosanya yang telah lalu. ” [HR. Bukhari no. 780]

Membaca; Allahumma Rabbana lakal hamdu, usai ruku’

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
إِذَا قَالَ الْإِمَامُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، فَقُولُوا : اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ ؛ فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ".

“Jika imam mengucapkan; sami’allahu liman hamidah. Maka ucapkanlah, Allahumma Rabbana lakal hamdu. Sesungguhnya orang yang ucapannya bertepatan dan ucapan malaikat, maka diampuni dosanya yang telah lalu. ”[HR. Bukhari no. 796]

Maka ingat! Kita banyak dosa, tidak luput dan bebas dari dosa, untuk itu kita harus memperhatikan shalat kita, agar shalat bisar mendatangkan ampunan Allah Ta’ala terhadap dosa-dosa kita.
Semoga Allah memberikan taufiq dan hidayahnya agar kita bisa menjaga shalat, karna hanya Dia-lah yang bisa memberikan pertolongan untuk itu. Dan semoga Allah menjadikan kita dan anak keturunan kita sebagai orang yang selalu menegakkan shalat.
Semoga bermanfaat...

Posting Komentar

© Muhammad Suhaimi. All rights reserved. Developed by Jago Desain